Selasa, 25 November 2014

New Media Pendidikan: Duolingo

“Bermain sambil belajar”, saya rasa itulah kalimat yang paling cocok untuk menggambarkan Duolingo. Dengan menggunakan gabungan audio, visual dan juga pertanyaan-pertanyaan seputar grammar sebuah bahasa, Anda akan diajari untuk mengingat bahasa baru dengan cara yang sangat menyenangkan.
Pertama kali menggunakannya, Anda akan diminta untuk login terlebih dahulu. Terdapat 2 pilihan ketika Anda ingin login, yaitu login dengan ID Duolingo yang bisa didapatkan dengan mendaftar langsung ke website Duolingo atau login dengan menggunakan Facebook dan Twitter.
Setelah login, Anda tinggal memilih bahasa apa yang ingin Anda pelajari. Di versi yang pertamanya ini, Duolingo hanya menyediakan 4 pilihan bahasa, yaitu Bahasa Jerman, Perancis, Spanyol dan yang terakhir Bahasa Portugis. Yang perlu digaris bawahi juga, versi Duolingo yang pertama ini hanya bisa digunakan untuk iPhone dan belum untuk iPad.
Selanjutnya, jika Anda telah memilih salah satu bahasa yang ingin dipelajari, Anda akan masuk ke halaman utama yang bentuknya menyerupai pohon (tree). Dalam setiap bahasa yang Anda ingin pelajari, maka sistem belajarnya dibagi menjadi 8 kategori dan masing-masing kategori terdiri dari 15 pelajaran yang berbeda. Di awal pelajaran Anda akan mempelajari kata-kata yang relative lebih mudah untuk diingat seperti mengingat kata “Wanita, Pria dan juga Anak-anak”. Dan jika Anda telah lulus dalam beberapa pelajaran maka Anda akan mendapatkan reward dan juga naik ke level selanjutnya.
Sistem Permainan Duolingo
Sistem Permainan Duolingo
Walaupun Duolingo masuk ke kategori aplikasi edukasi, tapi cara penggunaannya justru lebih mirip sebuah game. Anda akan diberikan 5 hati yang berfungsi sebagai nyawa Anda. Setiap menjawab salah, maka Anda kehilangan 1 point dari nyawa Anda. Dan jika hati Anda habis, maka Anda harus mengulangan pelajaran itu dari awal lagi.
Yang paling menarik dari Duolingo adalah fleksibilitasnya. Fleksibilitas dalam arti, Anda bisa mengikuti 4 kursus bahasa sekaligus tanpa harus menyelesaikan 1 bahasa yang telah Anda pilih sebelumnya. Ditambah sistem level dan reward dalam aplikasi ini yang sangat baik untuk menciptakan motivasi dalam mempelajari sebuah bahasa.
Selain itu cara aplikasi ini mengajarkan Anda mengingat sebuah bahasa pun sangat baik. Pertama-tama Anda akan mendengar suara operator Duolingo yang menyebutkan sebuah kata dengan bahasa yang telah Anda pilih sebelumnya lengkap dengan arti dari kata tersebut. Setelah itu Anda akan dilatih untuk selalu mengingat apa arti dari kata yang telah disebutkan tersebut lewat soal-soal yang diberikan.
Memang setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Mungkin ada tipe orang yang ketika belajar, maka dia hanya ingin belajar saja tanpa bermain. Tetapi, jika Anda tipe orang yang senang belajar sambil bermain, maka saya sangat merekomendasikan Duolingo (Free). Selain gratis, tidak adanya In App Purchase dalam Duolingo benar-benar membuat aplikasi ini sangat layak untuk Anda miliki.

Selasa, 04 November 2014

Hitam Putih Media


Pada media pemberitaan di indonesia terdapat keberpihakan yang menjadi kesalah gunaan dalam penyampaian informasi di media pemberitaan. Bisa terdapat informasi - informasi yang menguntungkan pihak tertentu. Seperti pada kejadian pemilihan presiden, terdapat kampanye - kampanye yang terdapat pada banyak lembaga media pemberitaan. Tetapi pada saat mendekati pelantikan beberapa media mulai tidak melakukan pemberitaan yang menguntungkan pihak tertentu lagi. Berikut adalah contoh salah satu media yang terlihat memihak yaitu vivanews.



JAKARTA, KOMPAS.com -- Presiden Direktur Viva.co.id Anindra Ardiansyah Bakrie atau biasa disapa Ardi Bakrie disebut murka gara-gara munculnya iklan bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo di laman Viva.co.id menjelang pemilu legislatif.
Amarah Ardi, putra bakal calon presiden Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical, itu disampaikan melalui surat elektronik ke sejumlah petinggi redaksi Viva.co.id. Hal itu diungkap kompasianer dengan nama Susi Avivah yang mengunggah tulisan pada Senin (7/4/2014).
Dalam e-mail tersebut, Ardi meminta iklan Jokowi segera diganti. Bahkan, jika ada yang tidak suka dengan kebijakannya itu, ia mempersilakan untuk mundur. Ia menunggu surat pengunduran diri itu sebelum "ayam berkokok".
Dua sumber Kompas.com di redaksi Viva.co.id membenarkan kemarahan Ardi tersebut. "E-mail itu benar," kata salah satu sumber di redaksi Viva.co.id.
Masih menurut sumber itu, redaksi kerap diintervensi mengenai pemberitaan Jokowi.
Berikut isi surat elektronik tersebut:
"Para Direksi, khususnya Pemred,
Saya yakin banget di tmpat kita telah disusupi orang yang hatinya tidak satu arah dengan perusahaan yang pernah saya sampaikan.
Kalau keyakinan saya salah mengenai penyusupan, tandanya pada bodoh saja semua yang kerja disitu kalau tidak melihat kesalahan ini.
Baru saja saya lihat, mungkin selama satu jam, di tempat paling sakral kita, yaitu di bagian foto yang selalu berganti-ganti, ada gambar Jokowi coblos no. 4.
Persis sekali seperti iklannya yang ditaruh di sebelah kanan yang memang bagian advertising. Ide siapa sih ?? Bodoh sekali!!! Pura-pura ngga ngerti, sengaja, apa emang dibayar sm partai lain untuk melakukan itu di tempat yang paling sakral itu??
Kalau mengenai iklan PDIP yang ada di sebelah kanan itu, saya bisa sedikit mengerti karena maksudnya berjualan di tmpat jualan, bukan di bagian redaksional.  Walaupun saya  juga  tidak suka dan tolong utk diganti sekarang.  Materi akan saya attachkan pada email ini dan berikutnya untuk dipasangkan berganti gantian disitu.  Thx.
Apabila ada yang tidak suka akan kebijakan saya ini, silahkan ajukan surat resignation sebelum ayam berkokok besok pagi. Lebih cepat lebih bagus. Saya benci orang2 munafik atau pun orang bodoh yang tidak loyal.
PS:
Saya emailkan dgn gmail krna bisa di attach file lebih besar, bukan karena saya takut.
Kalau hubungannya mengenai orang tua yang di dzolimi, ngga ada takutnya saya. semua halal!!!
Rgds,
AAB
2 Attachments"

Dewan direksi Viva.co.id Uni Zulfiani Lubis tidak mau berkomentar mengenai hal itu. "Saya belum baca tulisan di Kompasiana, cuma sudah ramai di teman-teman Viva. Sekarang saya sudah tidak di Viva, sekarang saya full di ANTV," ucap Uni ketika dihubungi. Dalam laman Viva.co.id, Uni masih tercatat sebagai Editor in Chief.

BERITA - BERITA DARI VIVANEWS SEBELUM PELANTIKAN


Demokrat: Jokowi Naik Esemka Saja "Kalau pengen pencitraan yang nyata dong." http://politik.news.viva.co.id/news/read/536995-demokrat--jokowi-naik-esemka-saja 

  

Tantowi: Jokowi Gagal Buktikan Koalisi Tanpa Syarat "Akhirnya, kabinet itu isinya ya harus kompromistis."   

http://politik.news.viva.co.id/news/read/538825-tantowi--jokowi-gagal-buktikan-koalisi-tanpa-syarat 


Kabinet Jokowi Lebih Gemuk dari Kabinet AS dan Tiongkok Jokowi berdalih kabinetnya proporsional dengan berkaca pada Malaysia. 

http://politik.news.viva.co.id/news/read/538792-kabinet-jokowi-lebih-gemuk-dari-kabinet-as-dan-tiongkok 

 

 BERITA - BERITA VIVANEWS SETELAH PELANTIKAN

 

JK: Jokowi Akan Bahas Isu Laut Cina Selatan di APEC. Ini terkait dengan kepentingan Indonesia di poros maritim 

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/556115-jk--jokowi-akan-bahas-isu-laut-cina-selatan-di-apec 

 

Di Hadapan 250 CEO, Jokowi Yakin Dapat Kuasai Parlemen "SBY juga pernah dia butuh 6 bulan untuk kuasai parlemen," kata Jokowi

http://politik.news.viva.co.id/news/read/555817-di-hadapan-250-ceo--jokowi-yakin-dapat-kuasai-parlemen 

 

Jokowi: Kita Kekurangan Ribuan Kapal Jokowi akan mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai Negara Maritim.

 http://nasional.news.viva.co.id/news/read/555968-jokowi--kita-kekurangan-ribuan-kapal

 

Dengan melihat berita - berita yang ada diatas bisa dilihat bahwa vivanews tidak konsisten dengan pemberitaannya karena sangat berbeda karakter berita yang disajikan ketika jokowi belum dilantik menjadi presiden dan sesudah dilantik menjadji presiden. Terlihat juga pada berita yang di posting oleh kompas bahwa Presiden Direktur Vivanews, Ardiansyah Bakrie yang juga merupakan anak dari Abu Rizal Bakrie jelas tidak ingin kalau perusahaan miliknya memposting iklan tentang jokowi sehingga terlihat jelas kalau pemberitaan tentang jokowi di Vivanews sudah diatur oleh beliau agar menguntungkan pihaknya sendiri.


Source: 

http://nasional.kompas.com/read/2014/04/08/1106215/Ardi.Bakrie.Murka.Iklan.Jokowi.Muncul.di.Viva.co.id

 

 


Selasa, 07 Oktober 2014

New Media: Aplikasi Perkantoran



New Media terdiri dari 2 kata yaitu New dan Media. New yang berarti Baru dan Media yang berarti Perantara. Jadi New Media merupakan Sarana perantara yang baru. Baru dalam arti disini dilihat dari segi waktu, manfaat, produksi, dan distribusinya. New Media juga dapat disebut sebuah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak.


Sebagai contoh dari new media adalah aplikasi pembuka dokumen atau bisa disebut aplikasi office. Paket aplikasi perkantoran (office suite) adalah sebuah paket perangkat lunak yang diperuntukkan khusus untuk pekerjaan di kantor. Komponen-komponennya umumnya didistribusikan bersamaan, memiliki antarmuka pengguna yang konsisten dan dapat berinteraksi satu sama lain. Kebanyakan aplikasi paket perkantoran terdiri dari sedikitnya sebuah pengolah kata dan sebuah lembar kerja. Sebagai tambahan, paket dapat terdiri dari sebuah program presentasi, peralatan basis data, paket grafis dan peralatan komunikasi. Sebuah paket perkantoran juga dapat memiliki sebuah klien surat elektronik dan manejer informasi pribadi atau paket groupware. Sebagai Contoh dari aplikasi office adalah Microsoft Office, Open Office, Star Office, Kingsoft Office, WPS, Google Docs dan banyak lagi aplikasi office lainnya.

Jika pada zaman dulu kita masih hanya menggunakan mesin tik sebagai media untuk mengerjakan pekerjaan kantoran untuk pengetikan ataupun tabel tabel buku besar yang masih dikerjakan secara manual (tulis tangan), sekarang menjadi jauh lebih mudah dan cepat akibat adanya new media berupa aplikasi office. Kita tidak perlu repot untuk mencoret tulisan yang salah akibat menggunakan mesin tik, tidak perlu repot – repot mengatur format posisi kertas, tidak hanya berpacu kepada 1 model (font) tulisan saja, tidak perlu repot menggaris tabel secara manual, melakukan perhitungan yang banyak dengan kalkulator, atau membuat analisa akuntansi yang rumit. Cukup dengan menggunakan aplikasi office kita dapat dengan mudah mengerjakan pekerjaan kantor yang menumpuk.

Using Internet For The First Time




Semua orang pasti pernah menggunakan internet. Internet merupakan hal yang sudah sangat umum digunakan manusia modern saat ini. Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Sistem Global Transmission Control Protocol / Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").

Pengalaman saya dalam menggunakan internet pertamakali adalah membuka suatu website majalah game yaitu adalah www.gamestation.com. Pada saat itu pengetahuan tentang internet saya sungguh sangat kurang. Pada saat itu saya masih belum mengetahui suatu situs search engine seperti google dan bling jadi saya masih menghafal setiap alamat situs yang bagus karena masih bingung dengan penggunaan internet. Dulu juga saya sering membuka situs yang bisa dibilang kontroversial yaitu www.primbon.com. Situs tersebut memuat segala macam hal yang berbau gaib seperti penampakan hantu, penampakan makhluk luar angkasa, cerita mistis, cerita legenda, video penampakan, ramalan, legenda dan banyak hal – hal yang berbau mistis lainnya. Saya sampai rela mengeluarkan separuh uang jajan saya hanya untuk pergi ke warnet dan membuka situs tersebut, karena pada saat itu sedang sangat marak cerita – cerita mistis yang selalu menjadi topic pembicaraan di sekolah.

Selain dalam membuka situs – situs tersebut, saya juga pernah masuk ke jejaring social. Jejaring social pertama yang saya gunakan adalah www.friendster.com. Jejaring social tersebut sangatlah popular pada saat itu. Hampir semua teman sekolah menggunakannya, jadi saya tidak mau ketinggalan zaman dengan mereka. Friendster menyediakan fitur – fitur unik yang mirip dengan blogspot seperti bisa menambah kan gadget, background, comment dan lain sebagainya. Friendster juga menyediakan fitur yang menjadikan Friendster sangat disukai yaitu “who’s viewed me” yang menunjukan list orang – orang yang telah melihat atau berkunjung ke profile user. Hal tersebut menjadi kesenangan tersendiri karena pengguna seperti merasa semakin popular ketika banyak list nama yang masuk pada “who’s viewed me”.

Selain Friendster, saya juga sempat menggunakan jejaring social lainnya seperti www.hi5.com , www.myspace.com , dan juga www.tagged.com. Walaupun hi5, myspace, dan tagged masih sangat sepi pada saat itu tetapi saya tetap menggunakannya untuk berkomunikasi dengan orang – orang baru yang berada di luar Indonesia karena sangat bermanaat untuk belajar bahasa inggris. Seperti pada situs tagged, saya sering menggunakan fitur game online yang ada di dalamnya. Saya sering bermain zynga poker karena game tersebut juga tidak hanya menyediakan permainan kartu poker saja tetapi juga sekaligus dengan fitur chat di table sehingga membuat game tersebut lebih hidup.
               
Hal yang cukup disayangkan pada saat pertamakali saya menggunakan internet adalah ads yang tidak layak seperti iklan situs porno/ iklan penjualan produk – produk seksual yang tidak layak untuk diperiklankan secara gamblang dan sembarangan di situs – situs yang bisa dengan mudah diakses anak – anak. Bayangkan saja bagaimana mental anak – anak yang masih dibawah umur yang mengakses internet ketika melihat iklan – iklan yang tidak layak tersebut, tentu akan merusak otak anak – anak dibawah umur. Oleh karena itu semakin berkembangnya internet ke zaman sekarang semakin berkurangnya iklan – iklan yang sembrono tersebut. Walaupun masih cukup banyak situs – situs yang masih menyodorkan iklan – iklan seperti itu tetapi sudah mulai cukup banyak yang sudah dihilangkan.